Harian NTT – Bupati Kupang Yosef Lede memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Kabupaten Kupang di GOR Komitmen, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah. Mengusung semangat kolaborasi lintas sektor, forum strategis ini menjadi panggung bagi bupati untuk membeberkan sejumlah program prioritas, mulai dari suntikan dana raksasa untuk sektor pendidikan hingga penegasan netralitas dalam perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) mendatang.
Di hadapan para pejabat daerah, camat, kepala desa, kepala sekolah, hingga tokoh masyarakat yang hadir, Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa roda pembangunan di Kabupaten Kupang tidak bisa dijalankan secara sektoral atau parsial.
“Pembangunan tidak dapat dilaksanakan secara parsial, dibutuhkan sinergi, gotong royong, dan tanggung jawab bersama agar setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Bupati Yosef Lede.
Salah satu sorotan paling tajam dalam rakor tersebut adalah komitmen pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan. Kabupaten Kupang dipastikan mendapat tambahan anggaran fantastis senilai Rp125 miliar untuk memperluas kapasitas Sekolah Rakyat di Desa Oelnasi agar mampu menampung hingga 2.000 peserta didik.
Tidak berhenti di situ, Kabupaten Kupang juga mencatat sejarah baru sebagai daerah pertama di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang akan menerima alokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi senilai Rp250 miliar, serta rencana strategis pembangunan Universitas Rakyat dengan taksiran anggaran mencapai Rp300 miliar.
“Ini merupakan kesempatan besar bagi Kabupaten Kupang. Kita ingin anak-anak kita mendapatkan pendidikan terbaik di daerah sendiri. Karena itu saya mengajak seluruh pihak mendukung program ini agar benar-benar memberi manfaat bagi generasi muda Kabupaten Kupang,” ujarnya.
Selain pendidikan, bupati juga menaruh perhatian serius pada sektor pelayanan sosial dan administrasi publik. Pemerintah Kabupaten Kupang menargetkan seluruh warganya terlindungi oleh jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan melalui kepesertaan BPJS, guna memastikan tidak ada lagi warga yang kesulitan mengakses layanan medis.
Sejumlah program kerakyatan lainnya turut dicanangkan, seperti percepatan sertifikasi aset tanah milik pemerintah dan fasilitas umum, pelaksanaan nikah massal gratis, pengadaan program Desa Terang berbasis energi surya, penguatan Gerakan Kabupaten Kupang Bersih, hingga percepatan penanganan stunting dan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan.
Menyongsong perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, bupati mengumumkan bahwa rangkaian acara akan digelar secara serentak di seluruh kecamatan mulai tanggal 7 hingga 17 Agustus 2026.
“Tahun ini, perayaan akan dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan di Kabupaten Kupang, berlangsung mulai 7 hingga 17 Agustus 2026.
Pembukaan kegiatan dipusatkan di Kecamatan Amfoang Timur sebagai wilayah perbatasan negara, sedangkan penutupan akan dilaksanakan di Kecamatan Semau,” jelasnya.
Terkait iklim demokrasi lokal, Bupati Yosef Lede secara tegas memperingatkan seluruh jajaran pemerintah untuk menjaga netralitas penuh menjelang pelaksanaan Pilkades. Ia menjamin tidak akan ada intervensi birokrasi dalam proses demokrasi di tingkat desa, seraya membuka ruang yang seluas-luasnya bagi seluruh putra-putri daerah yang memenuhi syarat untuk turut berkompetisi secara sehat.
Rakor akbar ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki, Sekretaris Daerah Mateldius Sanam, Kepala Kanwil HAM NTT Oche Boymau, Kepala ATR/BPN Kabupaten Kupang I Made Supriadi, pimpinan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, serta ratusan pemangku kepentingan lainnya yang memadati arena rapat.












