Tonggak Sejarah Baru Mandiri Pangan: Beras Premium “Kupang Emas & Generasi Kupang Emas” Resmi Meluncur, Bupati Yosef Lede Wajibkan ASN dan SSPG Ambil Produk Ini.

Berita30 Views

Harian NTT – Pemerintah Kabupaten Kupang resmi menorehkan tinta emas dalam sejarah pembangunan sektor pertaniannya. Bertempat di Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, pada Rabu (15/07/2026), Bupati Kupang Yosef Lede, SH., secara resmi meluncurkan dua produk beras lokal unggulan premium: “Kupang Emas” dan “Generasi Kupang Emas”.

Peluncuran yang berlangsung meriah ini menandai babak baru bagi hilirisasi produk pertanian di daerah tersebut. Untuk pertama kalinya, Kabupaten Kupang berhasil memperkenalkan produk beras berkualitas tinggi hasil olahan dari tanahnya sendiri yang siap merajai pasar modern.

Bukti Nyata Sinergi Lintas Sektor
Dalam sambutannya yang penuh rasa bangga, Bupati Yosef Lede mengungkapkan rasa sukacita atas lahirnya produk kebanggaan daerah ini. Ia menegaskan bahwa kehadiran beras “Kupang Emas” adalah buah manis dari kerja keras kolektif di lapangan.

“Ada kegembiraan dan rasa bangga bahwa hari ini kita bisa memiliki produk sendiri. Saya menyampaikan terima kasih banyak atas kontribusi luar biasa dari Dinas Pertanian, para pengusaha, dan kelompok tani yang telah berjerih lelah. Tanpa kerja keras tim, peluncuran ini tidak mungkin terlaksana,” ujar Bupati Yosef Lede di hadapan para hadirin.

Ia berharap kehadiran produk ini dapat memberikan dampak ekonomi yang berputar dan menguntungkan semua pihak dalam ekosistem pertanian. Petani mendapatkan harga gabah yang adil, pengusaha mendapat keuntungan logis, dan masyarakat bisa menikmati beras lokal yang sehat, enak, serta tidak kalah bersaing dengan beras luar daerah.

Langkah Tegas Pemerintah: Wajibkan ASN hingga Batasi Beras Luar
Sebagai bentuk komitmen total dalam menjaga keberlangsungan pasar beras lokal ini, Bupati Yosef Lede tidak main-main. Pemerintah Kabupaten Kupang telah menyiapkan langkah strategis dan regulasi ketat demi memayungi produk asli daerah ini.

Instruksi & Perbup ASN: Pemkab Kupang akan segera mengeluarkan Peraturan Bupati yang mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya untuk mengonsumsi beras “Kupang Emas”.

Ekspansi Pasar: Produk ini akan didorong masuk ke dalam Sistem Perencanaan Pembangunan (SPPG) serta gerai-gerai ritel modern.

Proteksi Pasar Lokal: Jika peredaran sudah meluas dan pasokan stabil, Bupati menegaskan akan membatasi masuknya beras dari luar wilayah Kabupaten Kupang.

“Ini diperbolehkan secara aturan. Tentu dengan catatan, kita pastikan kualitas beras Kupang Emas dan Generasi Kupang Emas akan terus terjaga,” tegas Yosef Lede.

Sentuhan Teknologi RMU Mutakhir dan Keberpihakan pada Petani
Di sisi produksi, amanah besar dari Bupati Kupang dijawab tuntas oleh CV Sharren Putri Mandiri selaku produsen resmi. Direktur CV Sharren Putri Mandiri, Piterson Lay, menyatakan bahwa ekosistem beras premium berkelanjutan ini kini telah menjadi realitas yang siap dipasarkan.

Pemuda asli Kelurahan Babau ini mengungkapkan, rahasia mutu fisik dan kualitas premium beras ini terletak pada penggunaan teknologi Rice Milling Unit (RMU) terbaru yang mutakhir. Teknologi ini mampu mengendalikan parameter air secara presisi.

“Efektivitas teknologi ini tidak lagi diragukan karena telah melalui serangkaian pengujian laboratorium yang ketat di Lampung. Hasil uji tersebut mengonfirmasi bahwa beras yang dihasilkan masuk dalam kategori beras premium, memiliki ketahanan kualitas yang optimal, dan siap bersaing di pasar modern,” ungkap Piterson Lay kepada awak media.

Tidak hanya unggul secara teknologi, CV Sharren Putri Mandiri menjadikan kesejahteraan petani sebagai fondasi utama bisnis. Mereka berkomitmen menyerap gabah petani dengan harga yang adil dan sesuai standar pemerintah, yakni berkisar di angka Rp12.000 hingga Rp13.000 per kilogram di tingkat petani.

33 Ton Siap Menggebrak Pasar
Untuk tahap pertama, CV Sharren Putri Mandiri telah menyiapkan 33 ton beras kemasan yang siap didistribusikan ke masyarakat. Strategi matang ini dirancang agar program kemandirian pangan ini berjalan secara otonom dan berkelanjutan sebagai roda penggerak ekonomi daerah yang kokoh.

Melalui perpaduan teknologi canggih, harga yang adil bagi petani, serta proteksi regulasi dari pemerintah, beras premium “Kupang Emas” siap menjadi tuan rumah di negerinya sendiri—hari ini, esok, dan di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *