Jaga Identitas Diri, Wabup Aurum Titu Eki Resmikan Festival Budaya Semau untuk Gembleng Generasi Muda

Berita34 Views

SEMAU — Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, menegaskan pentingnya menjaga tradisi dan nilai lokal di tengah masifnya arus modernisasi. Hal tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi Festival Budaya Tingkat SD dan SMP Wilayah Semau yang berlangsung meriah di Pahlelo, Kecamatan Semau Selatan, Jumat (25/9/2026) pagi.

Acara yang dipenuhi antusiasme ratusan siswa, guru, serta masyarakat setempat ini dirancang bukan sekadar panggung seni, melainkan ruang pembentukan karakter generasi muda agar bangga akan akar budayanya sendiri.

Dalam arahannya, Wabup Aurum mengapresiasi seluruh jajaran panitia dan pihak pendukung yang telah menginisiasi agenda bernilai strategis ini. Ia mengingatkan bahwa kekayaan alam dan pembangunan fisik yang pesat di Pulau Semau harus berjalan beriringan dengan kelestarian tradisi.

“Ini bukan hanya tentang sebuah festival, tetapi tentang identitas dan masa depan generasi kita. Bangunan modern dan keindahan alam bisa ditemukan di mana-mana, tetapi keunikan budaya hanya dimiliki oleh masyarakatnya sendiri. Budaya inilah yang wajib kita jaga dan kembangkan,” tegas Aurum di hadapan para peserta.

Ia juga berpesan agar generasi muda Semau tidak boleh merasa minder atau asing dengan tradisi lokal. Di tengah potensi Semau sebagai destinasi wisata unggulan, masyarakat lokal harus menjadi pemain utama yang memetik manfaat perekonomian, bukan sekadar penonton.

“Pariwisata boleh berkembang pesat, tetapi jangan sampai ketika kemajuan itu datang, justru orang lain yang menguasai apa yang menjadi milik kita. Apa yang kita miliki harus kita perjuangkan,” tambahnya penuh semangat.

Dukungan dan Apresiasi Internasional

Daya tarik tradisi Semau turut menyedot perhatian mancanegara. Festival ini dihadiri oleh perwakilan Nusa Tenggara Association (NTA) Indonesia serta delegasi Rotary International dari Australia. Presiden Rotary Penant Hills & Cherrybrook, Martin Collins, menyatakan kekagumannya atas keberanian dan bakat para pelajar yang tampil. Menurutnya, Rotary berkomitmen terus mendukung program kemitraan berbasis pemberdayaan masyarakat dan pendidikan di Indonesia.

Senada dengan itu, perwakilan Rotary International, John Thentchenian, menekankan bahwa pengembangan potensi generasi muda merupakan prioritas global organisasinya, berdampingan dengan program lingkungan dan sanitasi.

Sementara itu, Pimpinan NTA Indonesia, Debora Kana Hau, menyebut festival ini sebagai momen refleksi untuk mengingat kembali asal-usul dan jati diri. “Budaya adalah jati diri kita, persahabatan adalah kekuatan kita, dan kebersamaan adalah jalan menuju masa depan. Kami berharap anak-anak Semau bangga dengan tanah kelahirannya, namun tetap berani bermimpi besar menembus dunia,” ujar Debora.

Kemeriahan pembukaan festival ini turut disaksikan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marthen Timate, Penilik PAUD & PNF Abdon S. Pada, Camat Semau Selatan David Jermias Sue, serta jajaran kepala desa, kepala sekolah, dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Semau Selatan. (Advertorial) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *