Harian NTT – Era baru tata kelola perusahaan daerah air minum di Nusa Tenggara Timur resmi bergulir. Usai mengantongi mandat dalam Musyawarah Antar Perusahaan Daerah (Mapamda) se-NTT dan resmi dilantik di Kota Kupang pada Senin (21/7), Ketua PD PERPAMSI NTT terpilih Periode 2026 – 2030, Jhoni Sulaiman, bergerak cepat menyiapkan langkah konsolidasi demi menggenjot mutu pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Niat tajam tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua PD PERPAMSI NTT terpilih, Jhoni Sulaiman, saat ditemui di ruang kerjanya pada Jumat (24/7/2026). Sosok yang juga menjabat sebagai Direktur Perumda Air Minum Kabupaten Kupang ini berkomitmen menjadikan PERPAMSI NTT sebagai wadah yang jauh lebih solid, aspiratif, serta mampu menjawab tantangan pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Rangkaian Agenda Strategis dan Demokrasi Transparan
Jhoni menjelaskan bahwa pelantikan pengurus daerah merupakan puncak dari tiga rangkaian kegiatan besar yang digelar PERPAMSI NTT di Kota Kupang.
“Kemarin ada tiga kegiatan utama: Pelatihan Satuan Pengawas Internal (SPI), pelatihan Sak-EP terkait tata kelola keuangan, serta Musyawarah Antar Perusahaan Daerah (Mapamda) se-NTT,” terang Jhoni.
Pelatihan SPI digelar khusus untuk memperkuat benteng pengawasan internal di setiap perumda. Sementara itu, pelatihan Sak-EP difokuskan untuk membekali jajaran direksi dan staf teknis agar mampu menerapkan sistem tata kelola keuangan yang transparan, profesional, dan akuntabel.
Pada puncak gelaran Mapamda se-NTT, proses pemilihan ketua baru berlangsung hangat dan demokratis melalui pemungutan suara tertutup. Kehadiran 15 direktur perumda air minum se-NTT yang memiliki hak suara sah menghasilkan keputusan mutlak:
- Jhoni Sulaiman (Direktur Perumda Air Minum Kabupaten Kupang): 10 suara
- Izak Loruis (Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang): 4 suara
- Ponsi Mator (Direktur Perumda Air Minum Manggarai Barat): 1 suara
Perkuat Bargaining ke Pusat dan Intervensi Program
Menatap masa kepemimpinannya, Jhoni memfokuskan perhatian pada pemetaan (inventarisasi) berbagai kebutuhan mendasar perumda air minum di kabupaten/kota se-NTT. Hasil pemetaan ini nantinya akan dirumuskan menjadi usulan program kerja strategis ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) PERPAMSI.
Jhoni memberikan apresiasi tinggi atas perhatian Ketua Umum DPP PERPAMSI, Lala Setyabudi (Tedy Setiabudi), yang menaruh kepedulian besar terhadap pengembangan sumber daya air di wilayah Indonesia Timur. Melalui sinergi yang terjalin erat, PD PERPAMSI NTT mengharapkan adanya intervensi program pelatihan berspesifikasi khusus secara bertahap guna menggembleng kompetensi SDM di daerah.
Dampak Positif bagi Kabupaten Kupang dan Kepuasan Pelanggan
Bagi Perumda Air Minum Kabupaten Kupang yang dipimpinnya, Jhoni optimistis hadirnya nahkoda baru di PD PERPAMSI NTT akan memicu lompatan kualitas, khususnya dalam mengejar indikator perusahaan dengan status sehat.
“Indikator kita sudah mengarah ke sana (status sehat). Yang terpenting, keberadaan PD PERPAMSI ini pada akhirnya harus berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan kepuasan masyarakat selaku konsumen,” tegas Jhoni.
Langkah Cepat: Konsolidasi Internal dan Rakor Digital
Tak ingin membuang waktu, Jhoni bersama sekretaris dan bendahara bakal segera meluncurkan agenda konsolidasi internal. Dalam waktu dekat, PD PERPAMSI NTT siap menggelar rapat koordinasi (rakor) secara daring via Zoom bersama seluruh direksi perumda se-NTT guna menghemat efisiensi waktu dan anggaran.
Hasil rumusan program prioritas dari rakor digital tersebut rencananya akan diboyong langsung oleh jajaran pengurus daerah ke Jakarta untuk dipresentasikan dan diselaraskan secara presisi dengan DPP PERPAMSI.





