Sambut Musim Tanam, Pemkab & DPRD Kupang Salurkan 50 Pompa Air hingga Benih ke Petani

Berita33 Views

KUPANG — Pemerintah Kabupaten Kupang bersama DPRD menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), sarana produksi, serta benih unggul kepada puluhan kelompok tani, Senin (19/10/2026) pagi.Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Bupati Kupang Yosef Lede di halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, Oelamasi.

Langkah ini merupakan strategi konkret Pemkab Kupang bersama legislatif untuk mengantisipasi dampak cuaca panas berkepanjangan, mendongkrak produktivitas panen, dan memperkuat ketahanan pangan demi mewujudkan visi Kabupaten Kupang Emas.

Solusi Kekeringan: Bupati Warning Petani Jangan Jual Pompa Air!

Dalam arahannya, Bupati Yosef Lede menekankan bahwa bantuan alsintan—khususnya pompa air—harus segera dimanfaatkan untuk menyedot sumber air yang ada seperti sumur dan sungai guna mengairi lahan pertanian warga yang terdampak cuaca panas.

“Saya minta bantuan ini benar-benar digunakan. Jangan disimpan atau dijual! Benih jagung dan padi harus ditanam. Kalau alatnya rusak karena dipakai bekerja, laporkan ke pemerintah. Jangan takut rusak lalu alat hanya disimpan,” tegas Yosef Lede.

Ia menambahkan, alokasi bantuan ini merupakan buah dari perjuangan kolaboratif antara Pemkab Kupang dan DPRD di tingkat pusat. Penyaluran akan terus dilakukan secara bertahap hingga menjangkau seluruh kebutuhan petani di wilayah Kabupaten Kupang.

Rincian Bantuan Pertanian yang Disalurkan

Adapun paket bantuan Alsintan dan sarana produksi pertanian yang diserahkan meliputi:

  • 50 Unit Pompa Air
  • 3 Unit Tandon Air (khusus petani tembakau)
  • 2 Unit Mesin Pembuat Virgin Coconut Oil (VCO)
  • 1 Unit Alat Pengering Jahe
  • 3 Unit Handsprayer
  • 1 Paket Benih Cabai lengkap dengan Pupuk Organik & Mulsa
  • Ribuan Paket Benih Jagung dan Benih Padi Unggul

DPRD Kupang: Jangan Dikuasai Ketua Kelompok Tani!

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Sofia Dehaan, mengapresiasi kerja keras pemerintah daerah dan menegaskan komitmen legislatif untuk terus mengawal sektor pertanian, peternakan, hingga perikanan. Namun, Sofia memberikan peringatan keras terkait tata kelola dan pemanfaatan alsintan di tingkat kelompok tani agar tidak memicu konflik internal.

“Bantuan ini milik kelompok, bukan pribadi pengurus. Jangan sampai alat hanya menumpuk di rumah ketua kelompok dan anggota lain tidak bisa pakai. Pengelolaannya harus terbuka dan digunakan bergiliran,” ujar Sofia menohok.

Mewakili petani penerima manfaat, Bapak Kelin (Ketua Kelompok Tani) menyampaikan terima kasih atas kepedulian pemerintah dan berharap dukungan fasilitas pengairan dapat terus diperluas. Penyerahan bantuan ini turut disaksikan oleh deretan anggota DPRD Kabupaten Kupang yaitu Mesak Mbura, Felsiano Amaral, Rudin Amtiran, Deasy Ballo-Foeh, Yusuf Tanu, dan Yermias Pellokila, serta jajaran pejabat Dinas Pertanian Kabupaten Kupang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *